LABORATORIUM MAYA • INQUIRY BASED • SYSTEMS THINKING
Jelajahi denyut lanskap Banua.
Simulasikan hubungan antara kanalisasi gambut, curah hujan, muka air, pertambangan void, limpasan DAS, dan risiko banjir di Kalimantan Selatan. Bangun kesimpulan ilmiah berbasis bukti.
🌿 01 • PEATLAB
Uji kanal, hujan, kekeringan, muka air & kebakaran bawah tanah (smouldering).
Bukti Ilmiah: Warna danau biru/toska hanyalah indikator visual; keamanan air ditentukan parameter kimia (pH, Fe, Mn, TSS) sesuai Baku Mutu Lingkungan.
Kasus TambangBML: —
VOID WATERSTATE: ?
Amati hubungan antara oksidasi batuan sulfida, oksigen, dan kualitas air void.
Tingkat Asam (pH)—belum diuji
Besi (Fe)—BML: ≤7 mg/L
Mangan (Mn)—BML: ≤4 mg/L
Kekeruhan (TSS)—BML: ≤200 mg/L
Daya Hantar (EC)—µS/cm
DIAGNOSIS KUALITAS AIR TAMBANG
🟢 STATUS: MEMENUHI BAKU MUTU LINGKUNGAN
AMAN DIALIRKAN KE SUNGAI
Papan Bukti Laboratorium (Evidence Board)
BELUM ADA DATA
PARAMETER
NILAI UJI
INTERPRETASI BAKU MUTU
TINGKAT KEPASTIAN
LAB 03 • HIDROLOGI DAS & BANJIR ROB PESISIR
FLOODLAB / DAS & Banjir Rob Muara
Banjir rob muara Barito Aluh-Aluh terjadi saat limpasan hulu bertemu puncak pasang air laut (*Compound Flooding*).
🌊 Kurva Pasang Surut Muara Barito (Prakiraan 48 Jam)
Saat Ini: 12.00 WITA
LAB 04 • TATA KELOLA LANSKAP TERPADU
Pengambilan Keputusan & Mitigasi APBD Banua
Alokasikan pagu anggaran 100 unit untuk menyeimbangkan ketiga sektor krisis secara terpadu.
SISA ANGGARAN APBD:100 Unit
PETA DIGITAL TWIN LANSKAP BANUA (REGIONAL KALSEL)
Simulasi Kebijakan: Tekanan ekologis tinggi — belum ada intervensi aktif
WEBGIS BANUA • MONITORING SPASIAL PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Peta Geospasial Titik Pantau Lingkungan Hidup Kalsel
Investigasi koordinat riil: Kubah Gambut KHG, Danau Void Tambang Batubara, dan Wilayah Rob Muara.
Memuat data...
Status Observasi Satelit
Memuat data spasial...
🔴 Hotspot: Data Satelit MODIS/VIIRS⛏️ Void: Lubang Tambang Terlantar🌊 Zona Biru: Wilayah Pasang Rob Muara
FIELD NOTEBOOK • METODE KUANTITATIF OMI
Studio Riset & Pengujian Hipotesis Ilmiah
Uji kausalitas variabel: Desain Uji → Pengukuran Numerik → Gap Baku Mutu → Verifikasi $H_1/H_0$.
🌐 Rantai Kausalitas Sistem Bumi (Systems Thinking Feedback Loop)
Intervensi Manusia (X) Kanalisasi Gambut
➔
Respon Hidrologi (Y1) MAT Turun (>40cm)
➔
Perubahan Fisik Gambut Mengering
➔
Bencana Ekologis (Y2) Smouldering / ISPU 340
➔
Citizenship Action Restorasi Sekat Kanal
1. Desain Variabel & Prediksi Hipotesis
2. Hasil Observasi Kuantitatif
3. Uji Baku Mutu Lingkungan & Hipotesis
4. Efektivitas Solusi & Kesimpulan
PANDUAN RISET LABORATORIUM MAYA (BANUA LAB)
Petunjuk Teknis Investigasi Sains & Penggunaan Lab
Panduan terstruktur untuk membantu siswa merancang eksperimen, menguji variabel sebab-akibat, memverifikasi kepatuhan regulasi lingkungan, dan menyusun laporan riset kuantitatif OMI.
🧭 4 Langkah Utama Siklus Riset Siswa
1. Desain & Prediksi ($H_1$)
Pilih satu variabel bebas ($X$). Rumuskan hipotesis arah hubungan ($X \uparrow \implies Y \downarrow$ atau $Y \uparrow$) sebelum menggeser slider.
2. Eksperimen & Observasi
Tekan tombol ▶ Jalankan Simulasi. Amati dinamika canvas, grafik respons waktu, dan parameter kimia.
3. Uji Baku Mutu Lingkungan
Bandingkan hasil simulasi dengan regulasi resmi (PP 71/2014 & Permen LHK 113/2003). Tentukan status kepatuhan.
4. Simpan ke Buku Kerja
Buka tab Buku Kerja, klik ⚡ Tarik Data Simulasi, lalu simpan ke database untuk dinilai oleh dewan juri.
📋 Matriks Standar Baku Mutu & Regulasi Lingkungan Hidup
EKOSISTEM / SEKTOR
PARAMETER KUNCI
AMBANG BATAS AMAN
REGULASI RUJUKAN
KONSEKUENSI PELANGGARAN
🌿 Kubah Gambut
Muka Air Tanah (MAT)
≥ -40 cm (dari muka tanah)
PP No. 71 / 2014
Gambut kering, rawan terbakar bawah tanah (smouldering), dan melepas emisi karbon masif.
💨 Kualitas Udara
Indeks Pencemar (ISPU PM₂.₅)
≤ 100 (Baik - Sedang)
Permen LHK No. 14 / 2020
ISPU > 200 (Sangat Tidak Sehat/Berbahaya), memicu ISPA massal dan melumpuhkan jarak pandang.
⛏️ Genangan Air Tambang
Derajat Keasaman (pH)
pH 6.0 – 9.0 (Netral)
Permen LHK No. 113 / 2003
pH < 6.0 bersifat korosif terhadap infrastruktur warga dan mematikan keanekaragaman hayati air.
⛏️ Genangan Air Tambang
Logam Besi (Fe) & Mangan (Mn)
Fe ≤ 7 mg/L, Mn ≤ 4 mg/L
Permen LHK No. 113 / 2003
Air beracun bagi fauna sungai, berbau karat pekat, dan merusak insang benih ikan.
⛰️ Limpasan DAS
Zat Tersuspensi (TSS)
≤ 200 mg/L
Permen LHK No. 113 / 2003
Kekeruhan lumpur pekat dan mempercepat pendangkalan alur sungai permukiman.
🌊 Pesisir Muara
Pasang Laut (Tide Level)
< 2.4 m (Chart Datum)
Standar Hidrografi Pasut
Pasang ≥ 2.8 m CD meluap merendam lantai rumah panggung dan memutus jalan titian desa.