Gambut Kalimantan Selatan (Guntung Damar & Liang Anggang) bertindak sebagai spons raksasa penyerap air[cite: 1]. Kanalisasi berlebih menurunkan muka air dan mengubah gambut menjadi bahan bakar membara bawah tanah.
| Parameter Slider | Dampak Jika Dinaikkan | Efek Rantai ke Angka Lain | Ambang Batas & Realitas Tubuh |
|---|---|---|---|
| Kedalaman Kanal (0 โ 200 cm) |
Kanal semakin dalam menguras air kubah gambut secara gravitasi ke sungai. | Muka Air Tanah (MAT) turun drastis ke bawah -40 cm; Fire Risk Index melonjak naik. | Maks. -40 cm (PP 71/2014). Jika terlewati, gambut amblas dan kering retak[cite: 1]. |
| Hari Kering (HTH) (0 โ 30 hari) |
Hari berturut-turut tanpa hujan (indikator kemarau El Niรฑo BMKG). | Kadar air serasah turun ke <30%; biomassa menjadi remah dan sangat mudah menyala. | > 15 Hari = Kritis. ISPU melonjak ke >300 (Hazardous), memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). |
Cekungan bekas tambang batubara (void) di Kalsel sering terisi air danau berwarna biru/toska[cite: 1]. Warna cerah ini terbentuk dari pembiasan cahaya oleh logam terlarut dalam suasana air asam pekat[cite: 1].
| Parameter Kimia | Mekanisme Geokimia | Ambang Baku Mutu (Permen LHK 113/2003) | Dampak Riil Tubuh & Lingkungan |
|---|---|---|---|
| Derajat Keasaman (pH) (1.0 โ 14.0) |
Pelarutan asam sulfat dari pirit yang terpapar udara dan air[cite: 1]. | Aman: pH 6.0 โ 9.0 Kritis: pH < 4.0[cite: 1] |
Mandi/Kulit: Rasa gatal menyengat, kulit perih mengelupas, rambut rontok. Peralatan: Korosif cepat terhadap lambung perahu kelotok dan tiang pondasi jembatan. |
| Besi Total (Fe) & Mn (mg/L) |
Logam berat yang larut keluar dari dinding galian batubara dalam kondisi masam[cite: 1]. | Fe ≤ 7.0 mg/L Mn ≤ 4.0 mg/L[cite: 1] |
Air berbau karat pekat, mengubah warna persawahan menjadi cokelat kemerahan, serta menumpuk di insang ikan hingga mati lemas. |
Banjir di pesisir hilir Barito merupakan fenomena Compound Flooding: air dari hulu tertahan oleh dinding pasang air laut purnama[cite: 1].
| Variabel | Peran Sistem | Ambang Batas Kritis | Dampak Riil Lapangan |
|---|---|---|---|
| Pasang Laut Muara (0 โ 300 cm) |
Tinggi pasang astronomis muara Barito (Chart Datum). | > 240 cm (Kritis Rob) | Air pasang membalikkan arus sungai ke daratan (backwater), menenggelamkan lantai rumah warga pesisir hingga 40โ80 cm. |
| Tutupan Hutan DAS (0 โ 100%) |
Kemampuan perakaran pohon menahan air larian permukaan[cite: 1]. | Minimal > 50% | Penebangan kanopi membuat koefisien limpasan naik drastis; air hujan langsung menghantam pemukiman Martapura dan Barabai[cite: 1]. |